Tutup Iklan
Tangerang Raya

Menuju Indonesia Emas Menjadi Fokus Diskusi, Kucay Doang Ajak Pemuda Melek Digitalisasi

40
×

Menuju Indonesia Emas Menjadi Fokus Diskusi, Kucay Doang Ajak Pemuda Melek Digitalisasi

Sebarkan artikel ini

Nongkrong bukanlah hal yang tabu bagi kaum muda – mudi, akan tetapi nongkrong yang didalamnya ada diskusi yang positif, saling menuangkan ide serta gagasan.

Bahkan dari nongkrong dan diskusi akan melahirkan Ide untuk membuka usaha bisa datang dengan sendirinya, Inilah yang diungkapkan San Rodi, pria asal Selapajang Neglasari Kota Tangerang.

Kucay Doang sapaan akrabnya yang juga Sekretaris Jenderal DPP BEM Kota Tangerang, dimana kesehariannya selalu diisi dengan membuka ruang diskusi dan obrolan bebas dengan berbagai muda – mudi serta komunitas lintas generasi, saat di temui awak media di UMKM Kampung Talas Pasar Baru Kecamatan Karawaci Kota Tangerang, Sabtu, ( 16/3/2024 ).

Tak heran, jika saat ini banyak komunitas di Kota Tangerang yang mengenal sosoknya, karena selalu ada ide dan gagasan baru untuk mengembangkan kebiasaan diskusi dan mengedukasi banyak orang tak terkecuali anak muda.

Dari hasil pantauan kami, diskusi akan hidup bila kucay mulai menyampaikan, bahwa berbagai narasi yang berkembang, bahkan dia lebih mengerti tema apa yang disampaikan, bak diskusi politik, pemerintahan, sosial kemasyarakatan bahkan digitalisasi.

Untuk itu saya jadi ingat pesan Bung Karno tentang pentingnya menjaga kehidupan sosial. Menurut Bung Karno, “Pemuda yang kumpul-kumpul sambil diskusi tentang bangsa dan negara, itu jauh lebih baik dibanding Pemuda kutu buku yang hanya memikirkan diri sendiri.” ujar Kucay Doang

Saat ditemui awak Media, malam ini Kucay lebih menarik diskusi tentang digitalisasi, dimana dia lebih mendorong kepada kaum muda harus lebih melek digitalisasi menuju Indonesia Emas, Kota Tangerang sebagai Kota Metropolitan harus bisa melahirkan Pemuda – pemudi yang melek digitalisasi.

“Maka dari itu Digitalisasi menjadi menarik pada diskusi malam ini, pasalnya dia mendorong pemerintah untuk dapat membuka ruang BLK Digitalisasi bagi kaum muda” tukasnya.

Pemuda yang cerdas “Hanya mau nongkrong bersama teman-teman yang greget akan diskusi yang positif” maka dari itu, jadilah pemuda-pemudi yang gemar nongkrong yang menjadi diri nya yang memberikan manfaat bagi orang lain.

Penulis : M. Andika Putra