Tutup Iklan
Serang Raya

Wujudkan Pemilu Damai Serta Tingkatkan UMKM, KBPUM Banten Gelar Focus Group Discussion

21
×

Wujudkan Pemilu Damai Serta Tingkatkan UMKM, KBPUM Banten Gelar Focus Group Discussion

Sebarkan artikel ini

Menyongsong Pemilihan Umum serentak 2024 serta tingkatkan UMKM, Keluarga Besar Pelaku Usaha Muslim (KBPUM) Banten melaksanakan Focus Group Discussion pada hari Minggu, (4/2) kemarin di Konkrit Kafe, Cipocok Kota Serang.

Focus Group Discussion ini mengangkat tema “UMKM Berperan Dalam Pengentasan Kemiskinan dan Pelaku Usaha Ingin Pemilu Damai Terwujudkan”.

Kegiatan tersebut di hadiri oleh perwakilan dari tiap-tiap instansi terkait seperti Pemkot Kota Serang, Polda Banten, Bawaslu Provinsi Banten dan KPU Provinsi Banten. Adapun yang mengikuti kegiatan Focus Group Discussion (FGD) ini sekitar 100 orang baik pemuda, mahasiswa dan masyarakat umum.

Anggota KBPUM Irpan Hidayatullah mengatakan bahwasanya UMKM yang ada di Provinsi Banten harus bekerja sama dengan pemerintah sebagai garda terdepan guna tantangan UMKM.

“Ke depan yang harus diatasi bersama oleh segenap stakeholders terkait dengan inovasi dan teknologi, literasi digital, produktivitas, legalitas atau perizinan, pembiayaan, branding dan pemasaran, sumber daya manusia, standardisasi dan sertifikasi, pemerataan pembinaan, pelatihan, dan fasilitasi, serta basis data tunggal,” ungkap Irpan. Rabu, 7 Februari 2024.

Ditempat yang sama, Sekertaris KBPUM Agus Waluyo berpendapat dan menghimbau kepada seluruh masyarakat yang mempunyai hak pilih untuk digunakan sebagai mestinya dan mencegah propaganda perbedaan pendapat Pemilihan Umum (Pemilu) secara esensi merupakan proses pembelajaran dalam rangka pendewasaan bangsa.

Pemilu juga merupakan momentum ujian bagi seluruh elemen bangsa, mengenai seberapa jauh nilai-nilai demokrasi telah menjadi bagian dari jati diri bangsa Indonesia.

Nilai-nilai demokrasi dimaksud adalah menyelesaikan pertikaian secara damai dan sukarela, menjamin terjadinya perubahan secara damai, pergantian penguasa dengan teratur, sedikit mungkin unsur paksaan dalam pembuatan, pelaksanaan, dan penegakan keputusan politik, adanya pengakuan terhadap nilai keanekaragaman, adanya pengakuan dan jaminan atas tegaknya keadilan, serta ilmu pengetahuan yang maju.

“Saya percaya, kita semua yang hadir di sini sependapat bahwa Pemilu Damai adalah sebuah kerja besar yang membutuhkan partisipasi dari seluruh elemen bangsa, mulai dari tataran individu. Pemerintah sendiri, telah senantiasa berkomitmen untuk menjaga kondusifitas dan keamanan selama Pemilu,” pungkasnya.